Info Pelatihan Online EWS, Jadwal Pelatihan Online EWS, Pelatihan Early Warning Sistem Rumah Sakit, Pelatihan Early Warning System, Pelatihan Early Warning System dan Code Blue Respirasi, Pelatihan EWS, Pelatihan EWS 2024, Pelatihan Ews Rs, Pelatihan Online EWS

Pelatihan EWS 2026 – Pelatihan Early Warning Sistem 2026 – Diklat Center

PELATIHAN KHUSUS 

“EWS (EARLY WARNING SISTEM) RUMAH SAKIT”

Kepada Yth.
Direktur Rumah Sakit

Dengan Hormat,
Rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya

Pelayanan gawat darurat adalah pelayanan profesional yang didasarkan pada ilmu dan metodologi keperawatan gawat darurat berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio-spiritual yang komprehensif, ditujukan kepada pasien yang mempunyai masalah aktual atau resiko yang mengancam kehidupan terjadinya secara mendadak atau tidak dapat diperkirakan, dan tanpa atau disertai kondisi lingkungan yang tidak dapat dikendalikan. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu mencegah kematian atau cacat yang mungkin terjadi. Asuhan keperawatan dan medis gawat darurat adalah rangkaian kegiatan praktek gawat darurat yang diberikan kepada klien oleh perawat yang berkompeten di ruang gawat darurat. Asuhan yang diberikan meliputi biologis, psikologis, dan sosial klien baik aktual yang timbul secara bertahap maupun mendadak. (Dep.Kes RI, 2005). Proses asuhan gawat darurat berbeda dengan asuhan keperawatan, asuhan medis yang ada di ruangan lain, karena ketika perawat melakukan pengkajian faktor waktu dan informasi terbatas, Prioritasnya adalah mengkaji dan mengatasi masalah yang mengancam kehidupan. Intervensi yang dilakukan berdasarkan masalah yang ada , Sedangkan sifat evaluasi dalam menit, bukan jam atau hari.
Code blue adalah isyarat yang digunakan dalam rumah sakit yang menandakan adanya seorang pasien yang sedang mengalami henti jantung (Cardiac Arrest) atau mengalami situasi henti nafas (Respiratory Arrest) dan situasi darurat lainnya yang menyangkut dengan nyawa pasien.Sedangkan Tim code blue adalah kelompok tenaga medis yang ditujukan untuk menangani kejadian henti jantung atau henti nafas di area rumah sakit.

Early Warning Scoring System adalah sebuah sistem skoring fisiologis yang umumnya digunakan di unit medikal bedah sebelum pasien mengalami kondisi kegawatan. Skoring EWSS disertai dengan algoritme tindakan berdasarkan hasil skoring dari pengkajian pasien. (Duncan & McMullan, 2012). Penerapan EWSS di gawat darurat karena terjadinya over crowding,sehingga memperpanjang waktu tunggu rawat di IGD, Monitoring yang dilakukan tidak optimal menyebabkan pasien mengalami perburukan dari katagori kuning menjadi merah. Early warning scores lebih berfokus kepada mendeteksi kegawatan sebelum hal tersebut terjadi. Sehingga diharapkan dengan tatalaksana yang lebih dini, kondisi yang mengancam jiwa dapat tertangani lebih cepat atau bahkan dapat dihindari, sehingga output yang dihasilkan lebih baik (Firmansyah, 2013). Sistem dalam early warning scoring dikenal dengan sistem “Melacak dan Memicu’. Pendeteksian dini untuk melacak atau menemukan pasien yang mengalami perburukan kondisi dengan hasil analisa tanda-tanda vital dalam parameter fisiologis sesuai hasil scoring. Dan Memicu panggilan team medik reaksi cepat untuk memberikan intervensi secara cepat pada pasien dengan status kondisi yang memburuk. (NHS, Report 2012).

TUJUAN

Setelah Mengikuti Workshop Ini Diharapkan Peserta Mampu :

  1. Memahami Tentang Prinsip EWS, Komponen EWS Code Blue
  2. Memahami Tentang Parameter Fisiologi EWS Code Blue
  3. Memahami Tentang Pelaksanaan EWS Code Blue
  4. Memahami Tentang Langkah Penggunaan NEWS 2 Versi 2017

MATERI

  1. Prinsip EWS (Early Warning Score)
  2. Komponen EWS
  3. Pelaksanaan EWS
  4. Parameter Fisiologi EWS Pasien Dewasa, Anak, Obstetric
  5. Pemantauan EWS
  6. Lembar Rekam Medis EWS
  7. Code Blue
  8. Pengenalan Dini Kegawatdaruratan
  9. Penyusunan Panduan Spo Tentang EWS
  10. Langkah Penggunaan News 2 Versi 2017
  11. Tingkat Kesadaran ACVPU
  12. FMEA (Failure Mode Effect Analysis)

METODE

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026

JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI
12 – 14 12 – 14 09 – 11 06 – 08 04 – 06 08 – 10
29- 31 23 – 25 29 – 31 20 – 22 18 – 20 22 – 24

 

JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER DESEMBER
01 – 03 03 – 05 03 – 05 01 – 03 02 – 04 03 – 05
20 – 22 20 – 22 14 – 16 19 – 21 16 – 18 14 – 16

 

TEMPAT PELATIHAN :

1. Grage Business Hotel Malioboro, Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242, Kawasan Malioboro, Yogyakarta

2. Grand Puri Saron Hotel Malioboro, Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 70, Kawasan Malioboro, Yogyakarta

3. Prima In Hotel Malioboro, Yogyakarta
Jl. Gandekan Lor No. 47, Kawasan Malioboro, Yogyakarta

INFO PENDAFTARAN DAN BIAYA PELATIHAN

Paket A       Rp 5.500.000,- /peserta 

Menginap di Grand Puri Saron Hotel Yogyakarta

(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.

Paket B        Rp 4.500.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.

Bagi peserta Group Minimal 6 orang Untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 12 Orang di luar Yogyakarta dapat request untuk Tempat dan Waktunya (konfirmasi 5 Hari sebelum Hari pelaksanaan)

Dapatkan Diskon 10% Jika Satu Instansi Mengirimkan Minimal 10 orang atau lebih.

CARA PEMBAYARAN

  1. Biaya Pelatihan Di Transfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Diklat Center rekening 0911017873
  2. Dibayar langsung pada saat registrasi

BATAS KONFIRMASI

Batas konfirmasi pendaftaran 3 Hari sebelum hari Pelatihan melalui :

SMS/WA  : 082136308044

Email : diklat.center@yahoo.com

UNTUK UNDANGAN DIKLAT/BIMTEK DAPAT MENGHUBUNGI KAMI DI NOMOR : 082 136 308 044(Telp. & WA)

Bimtek Khusus Komunikasi Terapeutik Perawat dan Bidan, Diklat Khusus Komunikasi Terapeutik Perawat dan Bidan 2019, Training Khusus Komunikasi Terapeutik Perawat dan Bidan, Uncategorized, Workshop Komunikasi Terapeutik Perawat dan Bidan di Yogyakarta

PELATIHAN KHUSUS KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN BIDAN

 

TRAINING KHUSUS

“KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN BIDAN”

 

Kepada Yth.

Direktur Rumah Sakit, Bagian Diklat RS, Kabag. Organisasi RS, Kabag. Organisasi Sekretariat RS

 

Dengan Hormat,

Komunikasi adalah sarana utama dalam bertukar dan saling memberikan informasi. Komuniksi yang efektif antara perawat dan pasien sangat penting karena dapat menentukan hasil medis nantinya.

Komunikasi mempunyai tujuan untuk mempengaruhi orang lain agar mendapatkan informasi dan  digambarkan sebagai komunikasi yang memiliki kegunaan atau berguna (berbagi informasi, pemikiran, perasaan) dan komunikasi yang tidak memiliki  kegunaan atau tidak berguna (menghambat/blok penyampaian informasi atau perasaan). Begitu pula dengan perawat di rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan lainnya. Seorang perawat harus mempunyai keterampilan berkomunikasi  untuk membangun suatu hubungan, baik itu hubungan yang kompleks maupun hubungan yang sederhana melalui sapaan atau hanya sekedar senyuman.

Tidak hanya komunikasi verbal saja, kemampuan komunikasi non verbal juga harus dikuasai oleh perawat. Adapun komunikasi dalam keperawatan disebut dengan komunikasi terapeutik yang merupakan kemampuan atau keterampilan perawat untuk membantu klien beradaptasi terhadap stres, mengatasi gangguan psikologis dan belajar bagaimana berhubungan dengan orang lain (Northouse, 1998).

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari DIKLAT CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan TRAINING KHUSUS : “TRAINING KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN BIDAN”

 

Tujuan

  • Peserta dapat menyajikan informasi kesehatan yang akurat sehingga bisa menjadi Acuan dalam pengambilan keputusan.
  • Untuk meningkatkan kualitas tenaga perekam medis dan kesehatan pada sarana pelayanan kesehatan sehingga mampu melakukan pengumpulan data secara komunikatif.
  • Peserta mampu melakukan pendataan secara benar dan melakukan analisis sederhana, sehingga dapat menjadi sumber informasi dalam menghasilkan informasi kesehatan yang akurat.
  • Peserta mampu mengidentifikasi informasi yang berguna bagi manajemen dari hasil pengolahan rekam medis secara optimal.
  • Memahami aspek hukum rekam medis dan Penerapan informed consent di rumah sakit.

 

METODE

1.Ceramah

2.Diskusi

3.Simulasi

4.Penyusunan Program

 

Tempat : Hotel Grand Puri Saron (Malioboro)

Jl. Sosrowijayan No. 70 Malioboro, Yogyakarta

 

Info Pendaftaran – Biaya Dan Fasilitas :

Paket  A          Rp  5.500.000,- /peserta

Menginap di Grage Bussines Hotel Yogyakarta

(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.

Paket  B          Rp  4.500.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari.

Bagi peserta Group Minimal 6 orang Untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 12 Orang di luar Yogyakarta dapat request untuk Tempat dan Waktunya (konfirmasi 5 Hari sebelum Hari pelaksanaan)

 

Dapatkan Diskon 10% Jika Satu Instansi Mengirimkan Minimal 10 orang atau lebih.

Cara Pembayaran :                   

Biaya Pelatihan Di Transfer Melalui BANK Mandiri Cab. Yogyakarta a.n Yusuf Arnedi No. Rek : 137-00-0981293-0 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi

Batas Konfirmasi :

Batas konfirmasi pendaftaran 3 Hari sebelum hari pelatihan melalui : Telp/Fax : 0274 443 6844 atau via SMS/WA ke 082136308044 /087794 373079, atau email ke : Diklat.center@yahoo.com

UNTUK UNDANGAN DIKLAT/BIMTEK DAPAT MENGHUBUNGI KAMI DI NOMOR : 082 136 308 044/087794373079 (Telp. & WA)